uninstall oracle di RHEL

hehehe, mengikuti postingan tentang instalasi oracle di RHEL 4, jadi ada posting ini, uninstallnya. penyebabnya adalah karena sebelum tau caranya uninstall oracle di RHEL saya melakukannya dengan cara instal ulang RHELnya, cape deeeh.

setelah nyari2, ternyata cara uninstalnya mudah sekali, lebih mudah daripada instalnya, jadi tidak perlu dikasi printscreen yaa, lagian males hahahaha.

caranya adalaaaah:

  • langkah ini diadakan karena siapa tau pada saat mau uninstall oraclenya masih jalan, jadi hentikan dulu semua servicesnya, buka terminal, trus commandnya adalah:

emctl stop dbconsole
lsnrctl stop
isqlplusctl stop

  • switch ke user root dengan command:

su – root
masukin password jangan lupa ya

  • remove direktory oracle home dan oraInventory:

rm -rf /home/oracle/oracle (defaultnya di sini, tergantung pas instalasinya)
rm -rf /home/oracle/oraInventory (ini juga tergantung pas instalasinya dulu)

  • remove file2 berikut ini, pake command rm -rf juga

rm -rf /etc/oraInst.loc
rm -rf /etc/oratab
rm -rf /var/tmp/.oracle (kalo yang ini directory)
rm -rf /usr/local/bin/coraenv
rm -rf /usr/local/bin/dbhome
rm -rf /usr/local/bin/oraenv

terus udah deh, selesai uninstallnya, silahkan kalau mau install lagi, semoga lancar.

seperti biasa, mohon maaf kalau bahasanya ngaco, maaf juga tanpa printscreen, maaf kalau menyinggung, dan maaf untuk yang lain2 hehehehe.

Installasi Oracle 10gR2 di Red Hat Enterprise Linux 4 Advanced Server(RHEL4AS)

Untuk dapat menggunakan database Oracle, tentu saja kita perlu untuk menginstall terlebih dahulu Oracle di computer kita. Untuk sistem operasi Windows, instalasi Oracle cukup mudah, cukup dengan menklik Setup.exe kemudian kita akan dituntun sampai selesai instalasi, cukup dengan klik sana sini dan tentunya next next next sampai selesai. Beda halnya dengan instalasi di sistem operasi Linux. Instalasi di sistem operasi linux memerlukan sedikit usaha lebih.

Duh, nulis resminya udahan ya, setelah ini nulisnya bahasanya acak-acakan aja, bahasa nyantai heheheh.

Jadi motivasi nulis ini sebenarnya adalah karena beberapa waktu yang lalu harus menginstall oracle di red hat, dan ternyata udah ngikutin installation guide masih aja bingung, trus googling sana sini akhirnya dapat langkah2 dari blog orang, masih belum berhasil juga, trus tanya sama penulisnya, dan lain2 dan lain2 akhirnya berhasil juga install oracle di REHL4, dan databasenya juga jalan. Nah, karena langkah2 tadi ditulis dalam bahasa inggris, which is tidak semua orang ngerti, jadi ya ini iseng2 nulis terjemahan bebas bahasa indonesianya, sambil juga install d vmware, jadi insyaalah ada screenshotnya, dan juga jaga2, siapa tau besok lupa cara installnya tinggal buka ini aja, gak perlu terjemah2in lagi yang inggris2 tadi hehehe.

Oke, mari kita mulai, jadi di Linux sendiri, hanya beberapa distro saja yang resmi bisa diinstalin Oracle, distro tersebut diantaranya adalah(ini didapat dari user installation guide oracle 10gR2 for linux) :

–          Red Hat Enterprise Linux AS/ES 3.0 (Update 4 or later)

–          Red Hat Linux 4.0

–          SUSE Linux Enterprise Server 9.0 with SP 2 or later

–          Asianux 1.0

–          Asianux 2.0

O iya, untuk versi kernelnya masing2 distro haruslah seperti berikut(ini juga dari installation guide hhehe):

Red Hat Enterprise Linux 3.0 and Asianux 1.0: 2.4.21-27.EL(This is the default kernel version).

Red Hat Enterprise Linux 4.0 and Asianux 2.0: 2.6.9-5.EL

SUSE Linux Enterprise Server 9.0: 2.6.5-7.201

Nah, untuk percobaan kali ini, sesuai dengan judulnya, jadi ya yang dipakai adalah Red Hat Enterprise Linux 4 Advanced Server.

Sebelum instalasi, pastikan syarat2 hardware terpenuhi, yaitu :

Minimum ram 1 GB.

Untuk ukuran swap disesuaikan dengan ukuran ram, yaitu :

Antara 1024 MB and 2048 MB, swap = 1.5 kali ukuran RAM

Antara 2049 MB and 8192 MB, swap = 1.5 kali ukuran RAM

Diatas 8192 MB, swap = 0.75 kali ukuran RAM.

Untuk melihat ukuran swap dan ukuran RAM bisa dilihat d printscreen berikut :

1

Untuk scenario ini digunakan 3 GB swap dengan ukuran RAM adalah 1 GB. Kemaren pernah install di computer RAM 2 GB, ternyata minta swapnya 3 GB, jadi untuk amannya mending swapnya pas install diberi 3 GB atau sukur2 lebih heheh.

Selain itu, kita perlu menginstal dahulu paket/package yang diperlukan untuk suksesnya instalasi oracle, paket2 tersebut adalah :

binutils-2.15.92.0.2-13.EL4

compat-db-4.1.25-9

compat-libstdc++-296-2.96-132.7.2

control-center-2.8.0-12

gcc-3.4.3-22.1.EL4

gcc-c++-3.4.3-22.1.EL44

glibc-2.3.4-2.9

glibc-common-2.3.4-2.9

gnome-libs-1.4.1.2.90-44.1

libstdc++-3.4.3-22.1

libstdc++-devel-3.4.3-22.1

make-3.80-5

pdksh-5.2.14-30

sysstat-5.0.5-1

xscreensaver-4.18-5.rhel4.2

setarch-1.6-1

nah, itu adalah paket yang harus diinstall sesuai dengan manual installation guide, tapi dari hasil googling ada juga yang nambahin dari package di atas, tar bisa diliat di printscreen aja deh, males nulisnya heheheh.

Jadi paket tersebut sudah ada d cd RHEL4, tak perlu bingung2 mencarinya kemana2 yaa hha. Oke, untuk install paketnya, caranya adalah dengan menggunakan command rpm –Uvh [nama paket], sebagai berikut :

2

Keterangan buat command2nya :

–          su – root : untuk switch user ke user root yang mempunyai privilege untuk install paket, kita diminta mengisikan password untuk root sesuai password saat installasi OSnya.

–          cd /home/basdat/Desktop/paket/ : untuk pindah directory ke tempat paketnya berada.

–          ls : untuk menampilkan isi dari directory paket. Nah itu dia paket yang saya dapat dari berbagai sumber perlu untuk diinstal(duh bahasanya semrawut hhe).

–          rpm –Uvh binutils-2.15.92.0.2-10.EL4.i386.rpm : untuk menginstall paket binutils. Nah jadi untuk paket selanjutnya diinstal sendiri juga yaaa dengan command rpm –Uvh [nama paket]

nah, setelah semua paket terinstall, selanjutnya apa yaaa??heheheheh

selanjutnya adalah mengubah parameter kernel sesuai dengan manual installation, parameter yang harus dipenuhi adalah sebagai berikut :

shmmax 2147483648
shmmni 4096
shmall 2097152
shmmin 1
semmsl 250
semmns 32000
semopm 100
semmni 128
file-max 65536
ip_local_port_range 1024  65000
rmem_default 1048576
rmem_max 1048576
wmem_default 262144
wmem_max 262144

Nah, cara menggantinya adalah dengan mengedit file /etc/sysctl.conf, dengan menambahkan line berikut(jangan lupa login sebagai root dulu, caranya dah ada di atas heheh), tambahkan line berikut:

kernel.shmmax = 2147483648

kernel.shmall = 2097152

kernel.shmmni=4096

kernel.sem=250 32000 100 128

fs.file-max=65536

net.ipv4.ip_local_port_range=1024 65000

net.core.rmem_default=1048576

net.core.rmem_max=1048576

net.core.wmem_default=262144

net.core.wmem_max=262144

Lebih lengkap lihat gambar :

3

Kemudian save filenya, trus jalanin command : /sbin/sysctl –p

4

tujuannya agar line yang kita tambahkan barusan diupdate ke kernelnya.

Setelah itu, katanya sih untuk meningkatkan performance software yang berjalan di linuxnya sendiri, kita harus meningkatkan shell limits untuk user oracle, caranya adalah menambahkan line berikut ke file /etc/security/limits.conf :

oracle              soft    nproc   2047

oracle              hard    nproc   16384

oracle              soft    nofile  1024

oracle              hard    nofile  65536

5

Disave, kemudian tambahkan juga line berikut ke file /etc/pam.d/login :

session    required     /lib/security/pam_limits.so

session    required     pam_limits.so

6

Disave lagi, kemudian tambahkan juga line berikut ke file /etc/profile

if [ $USER = “oracle” ]; then

if [ $SHELL = “/bin/ksh” ]; then

ulimit -p 16384

ulimit -n 65536

else

ulimit -u 16384 -n 65536

fi

fi

7

Terus disave lagi deh, heheh

Oke, lanjuuuuut.

Selanjutnya adalah membuat group dan user untuk installasi oracle, caranya adalah :

groupadd oinstall

groupadd dba

useradd -m -g oinstall -G dba -d /home/oracle -s /bin/bash -c “Oracle Software Owner” oracle

passwd oracle

8

Oke, sudah beres semua preinstallasinya, sekarang lanjut ke proses instalasi oraclenya. Sebelumnya logout dulu, trus login lagi ke user oracle yang baru aja dibuat yaa.

Setelah login ke user oracle, buka lagi terminalnya, kemudian pindah ke direktori installer oracle. Pada skenario ini, installer oraclenya sudah ada di home/oracle/desktop/database. Nah kalau belum ada ya dikopiin dulu hehe.

Pindah ke directory installer oracle, kemudian jalankan runInstalelr dengan menjalankan command di terminal ./runInstaller

9

Nanti akan terbuka oui(oracle universal installer) seperti berikut :

10

Nah, di sini kalau mau create starter database, pilihan create starter database dicontreng, kemudian isikan password untuk databasenya, ingat juga nama databasenya apa. Dalam skenario ini akan dibuat starter database dengan nama database orcl, jadi dicontreng deh heheh. Setelah itu klik next11

O iya, ada yang kelupaan, tapi gapapa, bisa diubah sambil install kok. Yaitu cek dulu apakah file /etc/hosts udah sesuai kayak di printscreen di bawah atau belum, kalo belum ubah file /etc/hosts jadi seperti berikut(su – root jangan lupa) :

12

10.14.13.224 adalah IP addres computer yang akan diinstalin oracle, basdat.ittelkom.ac.id adalah hostname dan domain, kemudian basdat adalah hostnamenya. Untuk nama domain terserah, yang penting ada nama host dan nama domain, kemudian ditulis seperti printscreen di atas.

Nah, kalau sudah save, trus kembali ke oui, klik next deh, dan hasilnya adalah seperti berikut :

13kalo pre-requisitenya ada yang belum terpenuhi, ya coba dicek lagi, apa sudah sesuai sama langkah-langkah yang di atas atau belum.

kalo semua requirement sudah terpenuhi, lanjut aja next

14

Nah, akan muncul halaman summary mengenai instalasi yang akan dilakukan, kemudian klik install aja, lanjuuuuut.

15

Nah ini adalah proses instalasinya, tunggu sampai selesai aja.

Karena tadi kita mencontreng create starter database, maka setelah instalasi software oracle selesai, akan dilanjutkan dengan create databasenya seperti ini:

16

Yang ini juga tunggu sampai selesai yaa, sabar, sabaaaar.

17

Yang ini di OK aja deeh. Trus muncul ini:

18

Nah, akan muncul permintaan untuk menjalankan 2 buah script, dan harus dijalankan sebagai root. Jadi jangan bandel, buka terminal, su – root , masukkan password, kemudian jalankan 2 script tersebut, sebagai berikut :

19

Klik OK, terus jadi ini :

20

Itu adalah alamat2 penting, jadi dicatat yaa, biar gak salah alamat nantinyaa, hha. Serius ah, jadi itu adalah link untuk enterprise manager dan isqlplusnya. Klik exit dan selesailah instalasinya, fyuuuuh…

Tapi tunggu dulu, agar bisa jalanin sqlplus lewat terminal, kita perlu menambahkan line berikut ke /home/oracle/.bashrc :

export ORACLE_HOME=/home/oracle/oracle/product/10.2.0/db_1

export LD_LIBRARY_PATH=$LD_LIBRARY_PATH:$ORACLE_HOME/lib

export PATH=$ORACLE_HOME/bin:$PATH

ORACLE_SID=orcl; export ORACLE_SID

ORACLE_SID disesuaikan dengan saat instalasi tadi, karena di sini namanya orcl, jadi ORACLE_SID=orcl

21

Setelah itu save, kemudian restart deh komputernyaa.

Sekarang, buat jalanin databasenya, login sebagai oracle user, trus nyalain listener, caranya :

Buka terminal, trus ketik lsnrctl start

22

itu tulisan lsnrctl start ada di baris atasnya, jadi nda kelihatan, hahay.

Habis listener trus start dbconsole, caranya adalah mengetik emctl start dbconsole

23

Nah kalo udah, tinggal buka em, trus buka alama emnya, ato klik kanan link yang ada di terminal, open link, trus tinggal startup databasenya, bisa dari em, ato dari terminal.

24

Selesai deh.

Akhirnya, semoga tulisan ini bisa bermanfaat buat saya dan buat pembaca semuanya, saya juga lagi belajar install oracle di linux, baru sekali ini, jadi mohon maklum kalau ada kurang di sana sini, mohon kritik dan sarannya jugaa, mohon ralat kalau ada yang salah atau perlu ditambahkan. Juga mohon maaf kalau penyampaiannya agak semrawut, jarang tulis menulis sih, hehehe. Dah ah, segitu dulu, ngantuk nih, mau bobok, hehe, dadaaaaaah

belajar

kekekekekekek

ini lagi belajar nulis blog ceritanya, jadi isinya bukan apa-apa, cuma tulisan gw yang pertama, wow, tulisan pertama, senang sekali mendengarnya

kalau ada sumur di ladang

boleh kita menumpang mandi

kalau ada umur panjang

boleh kita gali sumur lagi

Hello world!

Welcome to WordPress.com. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!